Strap phone for Indonesian buyer only.. @Rp.30,000 ^^.. Please help promote.. 고마워요
Credit to : @KibumBread
Welcome to my Blog
Welcome to my blog
hope you will like it ^_^
Please, Enjoy it!
Don't forget to click the like button and comment!
happy reading ^_-
hope you will like it ^_^
Please, Enjoy it!
Don't forget to click the like button and comment!
happy reading ^_-
Sabtu, 22 Oktober 2011
Mr Simple MV Blocked!!!
@WorldWideELFs @jwon0508 EMERGENCY!! RT PLS!! SM has blocked the key word "Mr. Simple" on the search bar. It means that if U search "Mr. Simple" on the search bar, U won't see the official MV from SMTOWN channel (U won't be able to open the MV directly). If U want to open the official "Mr. Simple" MV, U'll have to enter SMTOWN channel, which means U'll increase the views of SNSD's The boys. ( b'cuz The boys is on the main page of the channel) SM is doing this to increase the views of The boys which is such a mean way!!! Pls share the direct link of "Mr. Simple" as wide as U can so we wont have to enter SMTOWN Channel!! Let's increase the views of "Mr. Simple' !! Gogo!!
share link Mr Simple http://www.youtube.com/watch?v=r6TwzSGYycM
WARNING!! DONT GO TO SMTOWN CHANNEL TO FIND THE LINK!!
share link Mr Simple http://www.youtube.com/watch?v=r6TwzSGYycM
WARNING!! DONT GO TO SMTOWN CHANNEL TO FIND THE LINK!!
Ketika Cinta Disisi
Tubuh terkulai lemah
Tanpa energi maupun semangat
Hilang tenaga tertampar luka
Terobek hati terngiang di kepala
Pahitnya kata terucap dendam
Dari kulit kepada kacang
Angin berhembus selembut belaian
Terdengar suara membangun hasrat
Selalu di nanti selalu kurindu
Terbisik kata indah
Membangkitkan gairah
Membuat terbangun dari kepedihan
Semangat mengalir dalam darah
Luka berubah indah
Kala pujaan hati memegang
Selalu dihati menemani disisi
Tanpa energi maupun semangat
Hilang tenaga tertampar luka
Terobek hati terngiang di kepala
Pahitnya kata terucap dendam
Dari kulit kepada kacang
Angin berhembus selembut belaian
Terdengar suara membangun hasrat
Selalu di nanti selalu kurindu
Terbisik kata indah
Membangkitkan gairah
Membuat terbangun dari kepedihan
Semangat mengalir dalam darah
Luka berubah indah
Kala pujaan hati memegang
Selalu dihati menemani disisi
Rabu, 19 Oktober 2011
The truth is (part 5)
“Yumi-ah?!”
“opp..oppa..” Yumi yang seketika berlari mendadak terhenti. Air mukanya yang tadi memerah berubah menjadi dingin dan terkejut.
“Yumi-ah.. kau sudah selesai?” Ucap donghae memcah keheningan.
“Aaah.. De oppa.. “
“ah! Aku sudah lapar.. Kajja!” donghae langsung menarik tangan Yumi seraya menyikut Hyungnya.
Leeteuk mengikuti mereka dari belakang dengan beribu pertanyaan dikepalanya. Ia masih memandang Yumi yang di gandeng oleh Dongsaengnya.
“Hyung! Kajja! Kita makan bersama!” panggil Donghae dengan senyum imutnya.
“Ah..De..” Leeteuk langsung mengikuti donghae yang melingkarkan tangannya di pundak hyungnya.
@#$%^
“Yumi-ah.. cepat makan.. kulihat dari tadi kau hanya diam saja. Kenapa?” Tanya Donghae yang sedari tadi memperhatikan Yumi akhirnya membuyarkan Yumi dari lamunannya.
“Ah.. itu.. aku…”
“bilang saja kau masih syok karena menemukanku disini.. Ya! Yumi-ah, kenapa kau tak pulang? Eumma mu menunggu mu tau!”
“ooppa.. maafkan aku! lagipula ia bukan Eumma ku kan! Kenapa kalian berbohong padaku?“
“aku tidak berbohong Yumi-ah.. aku berusaha memberitahumu..”
“kenapa ahjumma berbohong?!” Tanya Yumi setengah berteriak. Setetes air mata jatuh mengenai punggung tangannya.
“Yumi-ah..”
“Aku tidak ingin pulang! Aku benci kalian semua! Aku benci leeteuk! Aku benci ahjumma! Aku benci eumma appaku!”
“Yumia-ah.. kenapa kau berubah pikiran seperti ini? Semalam kau berjanji akan pulang dan mengikuti perkataanku, bukan begitu?”
“mianhae Hae-oppa.. aku.. aku..”
“Mianhae Yumi-ah..” Leeteuk seketika meminta maaf.
“aku akan menceritakan yang sebenarnya sekarang…”
Leeteukpun menceritakan kejadian yang telah lalu. Yumi dan Donghae mendengarkan dengan sangat hati-hati. Yumi menangis lebih kencang setelah mendengar kematian eumma dan appanya. Donghae memeluk Yumi erat.
“Mianhaeyo Yumi-ah.. “ Leeteuk meneruskan penjelasannya.
“maaf aku tidak bisa menjagamu.. mianhae.. mungkin lebih baik aku pergi kembali kemana seharusnya aku.. aku tidak pantas untukmu… kau lebih baik dengan keluargamu sekarang.. Gomawo karena kau telah memberiku memori yang indah..aku…. Saranghaeyo.. jeongmal saranghaeyo Yumi-ah..”
Seketika air mata Leeteuk tumpah begitu saja. Ia membungkuk dan pergi meninggalkan donghae dengan Yumi yang masih terisak.
“Yumi-ah, kau mencintainya kan? Kau ingin appa mu kembali?” Tanya donghae seraya memegang dahu Yumi. Donghae menatap mata Yumi lekat-lekat. Yumi yang melihat mata Donghae yang sangat indah tidak bisa berbohong. Seketika matanya berkaca-kaca. Donghae memegang Pundak kedua Pundak Yumi dan memandang Yumi dengan Yakin.
“ Kejarlah… aku tau kau ingin bersamanya. Kau ingin appa mu kembali. Kau ingin kan punya appa? Walaupun dia bukan appamu yang sebenarnya, tapi kau tetap menginginkannya kan?” Yumi mengangguk lemah.
“Kejarlah dia.. aku yakin dia belum kemana-mana.. cari dia.. peluklah dia.. katakan kau ingin dia terus disini bersamamu, dan tetap menjadi appamu.. Arrasso?”
Yumi mengangguk semangat. Ia menghapus air matanya segera. Donghae mencium keningnya. “Hwaiting Yumi-ah! Aku tau kau pasti bisa!” donghae tersenyum dan memberi semangat pada Yumi. “mm… doakan aku..” Yumi mengangguk dan langsung berlari mencari leeteuk.
Donghae memandang Yumi yang sedang berlari mengejar hyung nya. Ia tersenyum dan meneruskan makan paginya.
Ah.. Yumi, kejarlah Leeteuk hyung. Aku bisa melihat matamu bicara. Aku harap kau segera menemukannya dan mengatakan bahwa kau tidak membencinya. Aku harap kau ikut dengannya ke Seoul, tinggalah dengannya, dengan kami. Aku yakin kau pasti bahagia. Karna aku juga bahagia bisa bersama Eeteuk hyung. Hyung…
“Saranghaeyo, Cheongmal Saranghaeyo..”
Drrtt… Drrtt…
“Yoboseyo..”
“…..”
“Jinja?”
“…”
“De.. aku akan segera pulang.. sampaikan salamku untuknya..”
“….”
“Arraseo siwon hyung..” donghae menutup teleponnya dan langsung cepat cepat menghabiskan makanannya.
@#$%^
Yumi masih terus berlari dan berlari mencari Leeteuk. Ia berlari ke sekeliling kolam renang, dan sekitar ballroom. Namun, leeteuk tidak disana. Ia terus dan terus berlari mencari appanya.
“Leeteuk appa!” panggilnya. “permisi , apa kau melihat seseorang berbaju putih dan rambutnya sedikit pirang, tinggi nya segini dan…” Yumi menyebutkan cirri-ciri leeteuk dengan lengkap. “ aku melihatnya berjalan di taman dibelakang hotel ini.” “ah, de, gomawo” Yumi terlihat senang dan langsung membungkuk mengucapkan terimakasih.
Yumi berlari dan terus berlari. Sangat senang ia mendapatkan tempat dimana leeteuk berada. Ia menangis gembira. Ia bahkan bebrapa kali jatuh, tapi ia tidak sedikitpun peduli. “appa! Leeteuk appa!”
“Appa dimana kau? Jawablah kumohon.. dimana? Appa dimana?” isaknya sambil berjalan mengitari taman.
Seketika langkahnya terhenti. Senyumnya mengembang. Air matanya seakan ingin tumpah. Hatinya terasa sakit tapi ia bahagia.
“Leeteuk appa!”
To be continued….
“opp..oppa..” Yumi yang seketika berlari mendadak terhenti. Air mukanya yang tadi memerah berubah menjadi dingin dan terkejut.
“Yumi-ah.. kau sudah selesai?” Ucap donghae memcah keheningan.
“Aaah.. De oppa.. “
“ah! Aku sudah lapar.. Kajja!” donghae langsung menarik tangan Yumi seraya menyikut Hyungnya.
Leeteuk mengikuti mereka dari belakang dengan beribu pertanyaan dikepalanya. Ia masih memandang Yumi yang di gandeng oleh Dongsaengnya.
“Hyung! Kajja! Kita makan bersama!” panggil Donghae dengan senyum imutnya.
“Ah..De..” Leeteuk langsung mengikuti donghae yang melingkarkan tangannya di pundak hyungnya.
@#$%^
“Yumi-ah.. cepat makan.. kulihat dari tadi kau hanya diam saja. Kenapa?” Tanya Donghae yang sedari tadi memperhatikan Yumi akhirnya membuyarkan Yumi dari lamunannya.
“Ah.. itu.. aku…”
“bilang saja kau masih syok karena menemukanku disini.. Ya! Yumi-ah, kenapa kau tak pulang? Eumma mu menunggu mu tau!”
“ooppa.. maafkan aku! lagipula ia bukan Eumma ku kan! Kenapa kalian berbohong padaku?“
“aku tidak berbohong Yumi-ah.. aku berusaha memberitahumu..”
“kenapa ahjumma berbohong?!” Tanya Yumi setengah berteriak. Setetes air mata jatuh mengenai punggung tangannya.
“Yumi-ah..”
“Aku tidak ingin pulang! Aku benci kalian semua! Aku benci leeteuk! Aku benci ahjumma! Aku benci eumma appaku!”
“Yumia-ah.. kenapa kau berubah pikiran seperti ini? Semalam kau berjanji akan pulang dan mengikuti perkataanku, bukan begitu?”
“mianhae Hae-oppa.. aku.. aku..”
“Mianhae Yumi-ah..” Leeteuk seketika meminta maaf.
“aku akan menceritakan yang sebenarnya sekarang…”
Leeteukpun menceritakan kejadian yang telah lalu. Yumi dan Donghae mendengarkan dengan sangat hati-hati. Yumi menangis lebih kencang setelah mendengar kematian eumma dan appanya. Donghae memeluk Yumi erat.
“Mianhaeyo Yumi-ah.. “ Leeteuk meneruskan penjelasannya.
“maaf aku tidak bisa menjagamu.. mianhae.. mungkin lebih baik aku pergi kembali kemana seharusnya aku.. aku tidak pantas untukmu… kau lebih baik dengan keluargamu sekarang.. Gomawo karena kau telah memberiku memori yang indah..aku…. Saranghaeyo.. jeongmal saranghaeyo Yumi-ah..”
Seketika air mata Leeteuk tumpah begitu saja. Ia membungkuk dan pergi meninggalkan donghae dengan Yumi yang masih terisak.
“Yumi-ah, kau mencintainya kan? Kau ingin appa mu kembali?” Tanya donghae seraya memegang dahu Yumi. Donghae menatap mata Yumi lekat-lekat. Yumi yang melihat mata Donghae yang sangat indah tidak bisa berbohong. Seketika matanya berkaca-kaca. Donghae memegang Pundak kedua Pundak Yumi dan memandang Yumi dengan Yakin.
“ Kejarlah… aku tau kau ingin bersamanya. Kau ingin appa mu kembali. Kau ingin kan punya appa? Walaupun dia bukan appamu yang sebenarnya, tapi kau tetap menginginkannya kan?” Yumi mengangguk lemah.
“Kejarlah dia.. aku yakin dia belum kemana-mana.. cari dia.. peluklah dia.. katakan kau ingin dia terus disini bersamamu, dan tetap menjadi appamu.. Arrasso?”
Yumi mengangguk semangat. Ia menghapus air matanya segera. Donghae mencium keningnya. “Hwaiting Yumi-ah! Aku tau kau pasti bisa!” donghae tersenyum dan memberi semangat pada Yumi. “mm… doakan aku..” Yumi mengangguk dan langsung berlari mencari leeteuk.
Donghae memandang Yumi yang sedang berlari mengejar hyung nya. Ia tersenyum dan meneruskan makan paginya.
Ah.. Yumi, kejarlah Leeteuk hyung. Aku bisa melihat matamu bicara. Aku harap kau segera menemukannya dan mengatakan bahwa kau tidak membencinya. Aku harap kau ikut dengannya ke Seoul, tinggalah dengannya, dengan kami. Aku yakin kau pasti bahagia. Karna aku juga bahagia bisa bersama Eeteuk hyung. Hyung…
“Saranghaeyo, Cheongmal Saranghaeyo..”
Drrtt… Drrtt…
“Yoboseyo..”
“…..”
“Jinja?”
“…”
“De.. aku akan segera pulang.. sampaikan salamku untuknya..”
“….”
“Arraseo siwon hyung..” donghae menutup teleponnya dan langsung cepat cepat menghabiskan makanannya.
@#$%^
Yumi masih terus berlari dan berlari mencari Leeteuk. Ia berlari ke sekeliling kolam renang, dan sekitar ballroom. Namun, leeteuk tidak disana. Ia terus dan terus berlari mencari appanya.
“Leeteuk appa!” panggilnya. “permisi , apa kau melihat seseorang berbaju putih dan rambutnya sedikit pirang, tinggi nya segini dan…” Yumi menyebutkan cirri-ciri leeteuk dengan lengkap. “ aku melihatnya berjalan di taman dibelakang hotel ini.” “ah, de, gomawo” Yumi terlihat senang dan langsung membungkuk mengucapkan terimakasih.
Yumi berlari dan terus berlari. Sangat senang ia mendapatkan tempat dimana leeteuk berada. Ia menangis gembira. Ia bahkan bebrapa kali jatuh, tapi ia tidak sedikitpun peduli. “appa! Leeteuk appa!”
“Appa dimana kau? Jawablah kumohon.. dimana? Appa dimana?” isaknya sambil berjalan mengitari taman.
Seketika langkahnya terhenti. Senyumnya mengembang. Air matanya seakan ingin tumpah. Hatinya terasa sakit tapi ia bahagia.
“Leeteuk appa!”
To be continued….
Minggu, 09 Oktober 2011
Someday
I hope this tears will stop running someday
Someday after this darkness clear up
I hope the warm sunshine dries these tears
When I feel that I’m getting tired of looking me exhausted
I want to give all my dreams I’ve kept hard
Every time I feel that I’m lacking in many things more than I have
I lost strength in my legs and drop down
I hope this tears will stop running someday
Someday after this darkness clear up
I hope the warm sunshine dries these tears
Everyday I hold out comforting myself “it’ll be alright”
But it makes me afraid little by little
I tell myself to believe in myself, but I don’t
Now I don’t know how longer I can hold out
But wait it’ll come
Although the night is long, the sun comes up
Someday my painful heart will get well
I hope it helps me now
I hope the God will help me
I don’t have enough confidence more and more to overcome myself
I hope this tears will stop running someday
Someday after this darkness clear up
I hope the warm sunshine dries these tears
But wait it’ll come
Although the night is long, the sun comes up
Someday my painful heart will get well
Someday…
Someday…
Someday after this darkness clear up
I hope the warm sunshine dries these tears
When I feel that I’m getting tired of looking me exhausted
I want to give all my dreams I’ve kept hard
Every time I feel that I’m lacking in many things more than I have
I lost strength in my legs and drop down
I hope this tears will stop running someday
Someday after this darkness clear up
I hope the warm sunshine dries these tears
Everyday I hold out comforting myself “it’ll be alright”
But it makes me afraid little by little
I tell myself to believe in myself, but I don’t
Now I don’t know how longer I can hold out
But wait it’ll come
Although the night is long, the sun comes up
Someday my painful heart will get well
I hope it helps me now
I hope the God will help me
I don’t have enough confidence more and more to overcome myself
I hope this tears will stop running someday
Someday after this darkness clear up
I hope the warm sunshine dries these tears
But wait it’ll come
Although the night is long, the sun comes up
Someday my painful heart will get well
Someday…
Someday…
Langganan:
Postingan (Atom)
