Welcome to my Blog

Welcome to my blog


hope you will like it ^_^

Please, Enjoy it!

Don't forget to click the like button and comment!

happy reading ^_-


Selasa, 23 Juli 2013

Sincere Love - Part 3



Sincere Love
Part 3

          Doojoon dan Ailee tengah sibuk dengan perasaan mereka masing-masing. Mereka begitu terkejut dengan ciuman yang sangat tiba-tiba ini. Ciuman ini terjadi begitu saja saat doojoon berusaha menangkap ailee yang jatuh saat tidak sengajanya menabraknya. Mata mereka bertemu dan menamandang satu sama lain. Ailee yang lebih dulu sadar dari lamunannya langsung menggerakkan tubuhnya dan mencoba bangun. Doojoon yang sadar langsung membantu ailee berdiri dan mereka terlihat asing satu sama lain. Doojoon membalikkan tubuhnya sambil meminum berusaha menghapuskan keanehan yang terasa di bibirnya. Ailee juga langsung membalikkan tubuhnya dan mengipas mukanya yang sudah memerah sejak tadi.

          Gikwang yang memang ingin menjebak doojoon dan ailee agar terlihat bersama berpura-pura pergi menjawab telfon. Ia langsung bersembunyi dibelakang rak, setelah Sungho, laki-laki yang berada bersama ailee tadi mendapat telfon yang sudah pasti dari Junhyung. Ia segera mengirimi hyunseung pesan singkat untuk memberi aba-aba pada junhyung.

To : Hyunseung
Hyung! Sungho sudah menerima panggilan junhyung hyung, dan kini aku telah meninggalkan doojoon hyung dan ailee hanya berdua saja. Jangan biarkan sungho hyung kembali sebelum kuberi aba-aba.

*Gikwang’s POV*

          Aku sudah mengirim pesan singkatku pada hyunseung hyung. Aku sedang melihat-lihat sedikit keadaan sekitar, yang akan berbahaya bila ada seseorang sedang lewat dan melihat doojoon hyung dan ailee hanya berdua. Namun, baru saja aku memutar kepalaku sedikit, ailee terjatuh karna menabrak doojoon hyung. Sepertinya ailee kaget. Tapi, tunggu dulu... Mwo?! Apa ini? Doojoon hyung dan ailee berciuman??

Resto disamping market...

“Junhyung, gikwang bilang ia sudah melihat ailee dan sungho. Cepat telfon sungho hyung! “ Ucap yoseob tidak sabaran.
“Arrasso, kalian... tunggulah dilantai atas. Kalau sudah ada tanda-tanda mencurigakan, beri aku kode. Aku akan menunggu sunbae didepan supermarket. Nanti aku akan duduk dimeja ujung, supaya sunbae atau siapapun tidak melihat kalian.” Jelas junhyung panjang lebar.

          Junhyung mulai menelfon sungho dan menunggunya di depan supermarket. Tak lebih dari 5 menit sungho sudah muncul didepan junhyung. Junhyung langsung menarik tangan sunbaenya kedalam restoran. Sungho sempat inginkembali dan memberitahu ailee dahulu agar ailee tidak menunggunya namun junhyung berkata hanya sebentar, karna itu sungho membiarkan ailee berbelanja sendiri untuk beberapa menit.

          Kini sungho dan junhyung sudah duduk dan berbincang bincang. Percakapan mereka terlihat sangat seru. Sungho terlihat lupa dengan ailee membuat junhyung semakin semangat untuk mengalihkan perhatian sunbaenya walaupun dengan sedikit rasa bersalah dan dengan rasa rindu.


Market...


          Kini kedua namja dan yeoja yang sedang berdiri saling membelakangi hanya bisa terdiam bisu. Mereka sama-sama canggung atas apa yang terjadi. Doojoon memberanikan diri untuk memutar badannya menghadap punggung ailee. Namun doojoon kelihatan bingung, berkali kali ia melihat kanan dan kiri seperti mencari sesuatu. Sesekali dia menampar halus bibir dan pipinya seolah-olah menyalahkan diri.

*Doojoon’s POV*

          Aduuuuh bagaimana sih ini? Bagaimana bisa aku mencium bibirnya begitu saja? Aku harus meminta maaf padanya segera. Eh? Tapi... dia membelakangiku.. aduh bagaimana sih ini.. apa harus aku panggil dia? Eh! Tapi siapa namanya? Aku lupa! Ya ampun doojoon pabo! Gikwang kemana sih? Lama sekali mengambil minumnya? Aish! Naega waeeee??? Aku kenapa ya tuhannnnn??? Apa aku harus meminta maaf padanya? Iya deh, minta maaf saja. Aku rasa pacarnya akan marah kalau aku tidak meminta maaf...
“Chogiyo...”

*Ailee’s POV*

“Chogiyo...” suara tersebut terdengar familiar ditelingaku. Ah! Namja yang waktu itu menemukanku sedang menangis di stasiun tv itukah?
“Chogiyo... apa kau mendengar aku?” ia memanggilku lagi? Siapa dia? Untuk apa dia memanggilku?
“Ya! Masa kau tidak mendengarku sama sekali? Aku tau kau mendengarku... Berbaliklah...” ia sepertinya mulai tak sabaran .___. Haruskah aku berbalik dan memastikan diakah namja yang waktu itu menyuruhku berhenti menangis? Baiklah....
“Ne...?”

*Author’s POV*

“Ne...?” Ailee membalikkan tubuhnya menghadap doojoon. Matanya menatap doojon dari atas sampai bawah.
“Mianhae... tadi kita...”
“Gwaenchana...” tanpa menunggu doojoon menyelesaikan ucapannya, ailee langsung menyela dan pergi meninggalkan doojoon.
“Hyung! Ini air minumnya!” gikwang datang membawa dua botol air mineral
“Ambil minum saja lama sekali” doojoon langsung pergi kekasir tanpa menoleh ke gikwang.

          Ailee dan doojoon beserta gikwang menuju kekasir dan membayar semua belanjaan mereka dikasir terpisah. Saat itu ailee lebih dulu selesai dan menaikkan belanjaan yang tidak begitu berat ke bagasi mobil. Sesaat kemudian ia kembali berdiri di depan pintu supermarket sambil dengan kesal menelfon sungho. Pada saat yang sama doojoon dan gikwang baru saja keluar dari supermarket dan tidak sengaja bertemu dengan ailee.

“Oh! Ailee ya! Annyeong!” ucap gikwang. Ailee hanya membungkuk sedikit lalu tersenyum halus.

“Belanja? Sama siapa?” tanya gikwang pura-pura. “Eh, ne, sama...”

“Ailee ya!” Sungho keluar dari cafe. “Oppa!” Ailee yang khawatir langsung berlari dan menghambur ke pelukan sungho. Doojoon terkesiap melihat ailee yang berpelukan dengan namja tegap itu langsung berdeham dan berjalan menuju mobilnya. Gikwang yang menyadari gerak-gerik leadernya langsung mengikuti doojoon sambil berdadah ria pada ailee yang telah mengalihkan pandangannya pada gikwang setelah mendengar penjelasan sungho yang tiba-tiba menghilang.

@@@@

One week later...

          Gikwang sedang berjalan menyusuri hangang untuk berlari di pagi hari. Hari ini ia harus melakukan shooting disebuah variety show sehingga ia berolahraga lebih pagi daripada member beast lainnya. Setelah berlari selama kurang lebih 30 menit, Gikwang berhenti sebentar disebuah coffe shop untuk menyegarkan tenggorokannya.
“Oh! Annyeong gikwang ssi...” “Ailee?” “Ne...” Ailee tersenyum lebar pada gikwang yang baru saja masuk dan sedang mengantri dibelakangnya. 

          Ailee dan gikwang kini sudah duduk berhadapan sambil berbincang bincang sedikit. “Ailee ya, kemarin waktu kita bertemu di supermarket... namja yang bersamamu itu siapa?” “Ah! Itu? Sungho oppa, dia oppaku yang baru datang dari amerika, tapi hari ini dia harus kembali karena pekerjaannya.. oppa kesini untuk menemaniku, karena aku merasa sedikit bosan tinggal sendiri” ucap ailee dengan senyum khasnya.
“aaah... geuraeyo? Woah... pantas saja kalian terlihat mirip... jadi, ailee ssi tinggal sendiri rupanya...”

“Ah.. ne... hehe...” Ailee lalu meneguk cappucinonya. “Geunde, gikwang ssi... yang kemarin bersamamu itu.. member beast yang lain?”

“Eo? Ne! Dia Doojoon, leader kami...” ucap gikwang sambil meneguk lagi americanonya.
“Wae? Pernah bertemu sebelumnya?” tanya gikwang jahil karena tau mereka pernah berciuman waktu itu.

“Ah.. anni hanya bertanya..” ailee tersenyum salah tingkah. “Otte? Uri leader? Keren tidak?” tanya gikwang penasaran. Ailee yang sedang menyedot cappucinonya langsung terkejut dan tersedak. “Ah.. mian.. eo, doojoon ssi? Eung~ sepertinya oke oke saja..” ucap ailee tersipu malu. Gikwangpun tersenyum mendengarnya. “Ailee ya,boleh minta nomor ponselmu? Siapa tau aku butuh sesuatu, aku bisa menghubungimu...”

“Keperluan seperti apa?” “Aku rasa memberku akan mengadakan party kecil-kecilan atas suksesnya album baru kami dipasaran jepang,sebelumnya album korea kami tidak masuk list top 5 dijepang,namun tahun ini kami mendapat sambutan yang lebih dari sekedar baik. Akan lebih bagus jika aku mengundangmu ke dorm kami bukan?”

“Tapi... itu kan, partynya member beast..” “Gwaenchana... kalau hanya kami saja pasti akan bosan... rencana nya besok jam 7 malam di dorm kami. Kami ingin mengajak artis cube lainnya namun 4minute dan girls day sedang di jepang, sedangkan gna juga btob pada malam itu menghadiri acara live di busan. Lagipula, ailee juga sudah seperti nunaku ya kan?” jelas gikwang panjang lebar.

“Arrassoo.. aku harap member yang lain menyukai kedatanganku..” ujar ailee sambil memberi nomor telfonnya. “Mereka pasti suka, kau cantik dan suaramu sangat bagus.^^”

Ailee hanya mengangguk malu. “Ailee ya, aku terlambat ke dorm, sampai ketemu besok ya, aku akan mengirimi mu alamat dorm kami. Kau harus datang ya!” Ailee mengangguk sambil berdadah pada gikwang yang terbirit birit keluar.

@@@

Tomorrow morning....

          Pagi-pagi sekali member beast sudah sibuk mempersiapkan keperluan pesta kecil mereka. Semua member terlihat sibuk merapikan kamar dan dorm mereka. Ada yang mencuci baju, mengepel, menyapu, memasak sarapan, dll. Mereka berusaha membersihkan dorm sebersih mungkin agar Ailee nyaman berada di dorm. Doojoon dan dongwoon yang tidak tahu akan kedatangan ailee nanti malam terlihat tidak ada di dorm. Mereka bertugas membeli wine ataupun soju beserta makanan ringan dan keperluan lain seperti buah dan kembang api.

“Hyung, nanti malam kita karaoke saja yuk?” cetus hyunseung. “Waeyo? Kita kan party disini..” tanya junhyung. “Kita tinggalkan doojoon dan ailee berdua disini...” ujar gikwang jahil. “Ah! Benar! Kemarin disupermarket kau bilang mereka tidak sengaja berciuman bukan? Haruskah kita memasang cctv untuk mengetahui apa yang mereka lakukan nanti malam?” tanya hyunseung. “Apa kau yakin doojoon hyung akan melakukan itu?” tanya yoseob polos. “Anni.. tapi kita harus membantunya dengan soju...” Gikwang tersenyum licik. “Ei.. gikwang ah, jangan jangan kau sudah pernah melakukannya ya? Yadong ssekali otakmu itu!” junhyung menjitak kepala gikwang. “Anni.. aku melihatnya ditv..”Gikwang memanyunkan bibirnya. “Kalau begitu ppali pasang kameranya.. diruang tengah, dan kamar doojoon hyung..” ucap yoseob “Ne.. kajja!” hyunseung terlihat semangat.

@@@@

Jam 7 malam...

“hyung, mana sojunya?” tanya yoseob 5 menit setelah mereka memulai partynya. “Ini.. doojoon memberikan sekantung soju pada yoseob. Hyunseung dan gikwang mulai menjalankan rencananya. “Nah.. bagaimana kalau masing-masing dari kita menuangkan soju untuk doojoon atas keberhasilannya sebagai leader?” tanya hyunseung.

“Ya! Hyunseung ah, kau taukan aku tidak bisa minum soju?” “Ayolah hyung sedikit sajaa...” maknae yang tak tahu apa-apa dengan polosnya membantu hyungnya.

“Arrasso, hanya 5 gelas ya? Setengah dari gelas kecil ini tapi...” mereka semua mengangguk jahil. Doojoon mulai meminum satu persatu gelas dari membernya. Baru gelas pertama doojoon sudah memejamkan matanya dan mengeluh pusing. Namun ia tidak mau mengecewakan membernya. Ia meminum gelas kedua dan ketiga. Doojoon yang mulai kuat meminum soju langsung mengajak membernya memakan daging yang sudah matang. Waktu sudah berlalu setengah jam. Tiba-tiba...

TING TONG!

Gikwang membuka pintu dorm dan mempersilahkan ailee masuk. Semua member beast terkejut dengan penampilan ailee begitu cantik dan feminim hari ini. Ia memakai dress casual pendek selutut. Rambutnya dibiarkan tergerai indah dibahunya. Doojoon kaget saat melihat kedatangan ailee. Ia mulai salah tingkah dan lebih diam dari sebelumnya.
“Annyeong haseyo... aku diajak gikwang kesini...” ucap ailee malu-malu.

“Ah! Geuraeyo? ailee ssi, duduk disini.. kami sudah memulainya dari tadi..” ucap junhyung yang pura-pura tak tahu dan menyuruh ailee duduk disamping doojoon. Ailee tersenyum kepada doojoon yang tak lama membalas senyumnya.

          Seluruh member beast kecuali doojoon berpura-pura tidak tahu dan hanya merayakan party itu dengan gembira. 

2 jam berlalu...

          Gikwang dan hyunseung mulai menjalankan rencananya. Yoseob yang menyadari langsung berteriak. “AAAAHHHH! APPOOOOO!” semuanya melihat ke yoseob. “yoseob mana yang sakit?” tanya hyunseung. “Perutkuuu...” Ailee yang terkejut hanya bisa menatap dari jauh. “Doojoon hyung, jaga dorm ya.. kami akan membawa yoseob ke dokter sebentar, aku rasa tadi siang dia terlalu banyak makan ddukbogi yang hyung beli..”  ucap gikwang. Tiba-tiba entah darimana junhyung langsung memegang telfon dan pura-pura berbicara ditelfon. Tak lama kemudian.. “Doojoon ah, sebentar ya, aku mau bertemu temanku dulu di cafe dekat sini, dia bilang ingin menyerahkan oleh-oleh liburannya.” Ucap junhyung didepan pintu. Dongwoon yang merasa bingung berlari menghampiri junhyung. “Hyuuuuuuung ikuuuuut.....”

          Tiba-tiba suasana hening begitu saja. Doojoon dan ailee hanya bisa bertatap mata dan tersenyum.

@@@

“Ailee ssi, kita bertemu yang ketiga kalinya yah...” Ucap doojoon basa-basi. Ailee hanya mengangguk malu,teringat kejadian terakhir kali bertemu dengan doojoon.
“Waktu yang lalu disupermarket... aku.. minta maaf aku tidak sengaja... hanya saja, aku teringat waktu kau menangis di stasiun tv itu, aku tidak tega dan tanpa sadar aku menciummu.” Ucap doojoon yang mulai berada dibawah pengaruh alkohol.
“Ah... ne... gwaenchana..” ailee tersenyum. “Lupakan sajalah... kan tidak sengaja..”
“Ailee ssi... ayo, kita teruskan lagi sojunya..” ucap doojoon yang mulai ketagihan soju.
“Ne..” ailee hanya tersenyum senang.

          Selama beberapa lama mereka tertawa, bercerita dan menjadi akrab. Tidak terasa sudah jam 10.30 KST. Tak ada satupun mereka yang sadar akan hal itu. Mereka kini sudah mulai mabuk. Ailee membawa segelas soju lalu menuju balkon. “Boleh aku membukanya?” doojoon mengangguk sambil melahap snack didepannya.

          15 menit berlalu, ailee masih saja menikmati sejuknya angin malam didorm beast. Doojoon menghampiri ailee dan tiba-tiba memeluk ailee dari belakang.
“Doojoon ssi...” Tanya ailee gugup “Ailee ssi.. jangan menangis lagi... aku benci melihat wanita menangis begitu keras hanya karna lelaki yang tak mencintainya...”
“A.. Apa maksudmu?” “Itu pertama kalinya aku merasa kasihan semenjak 2 tahun terakhir aku menjadi artis. Pertama kalinya melihat wanita begitu rapuh menangisi namja yang brengsek. Aku tidak tahan melihatmu seperti itu...”

Ailee hanya diam dan terharu. “Doojoon ssi... apa kau mabuk?” tanya ailee sambil menghapus air mata harunya. Doojoon mengangguk lalu menyandarkan kepalanya dibahu ailee. “Aku memang mabuk, tapi aku yakin kalau yang aku ucapkan itu bukan karna aku mabuk, dan sebenarnya soal ciuman itu, aku menginginkannya...” tubuh ailee menegang. Jantungnya berdetak cepat seakan ingin pecah. Doojoon mulai melepaskan pelukannya dan membalikkan tubuh ailee. Ailee masih saja membeku tak berani menatap mata doojoon.

“Ailee ssi, Saranghae...” Doojoon langsung ambruk tertidur dibahu ailee. Ailee yang mulai sadar langsung membangunkan doojoon. “doojoon ssi.. gwaenchana? Doojoon ssi...”
Tak ada jawaban dari doojoon. Ailee tersenyum dan memapah tubuh doojoon ke sofa. Ia membenarkan posisi tidur doojoon dan menyelimutinya dengan selimut yang ia ambil dari salah satu kamar. Ailee melihat sekilas wajah doojoon. “Wajahmu sangat lucu saat tertidur oppa..”

DEG! 

          Ailee merasakan ada hal aneh dalam hatinya. Apa yang baru saja ia katakan? Lucu? Oppa? Ailee langsung bangkit dan membereskan sisa makanan yang berantakan. Saat semua sisanya dibuang, ailee mencuci piring dan gelas kotornya. Tiba-tiba ia mendengar seseorang memanggil namanya.

“Ailee ya... Ailee ya...” doojoon memanggil namanya. Ailee menghentikan pekerjaannya dan menghampiri doojoon. Doojoon terlihat tidak tenang dalam tidurnya. Ailee yang kasihan langsung memegang tangan doojoon dan menenangkannya kembali. Ailee tersenyum sambil membelai rambut doojoon yang menutupi matanya. Ailee mulai merasakan tangan doojoon menggenggam tangannya erat. Tepat seperti genggaman oppanya. Besar, hangat, dan lembut. 

Tiba-tiba tanpa sadar ailee mencium dahi doojoon seperti yang biasa ia lakukan pada oppanya. Ailee membeku tepat didepan muka doojoon. Air mukanya berubah pucat dan kaget. Tanpa ia sadari doojoon membuka matanya dan menemukan ailee tengah memandangnya. Doojoon memanggil nama ailee sekali lagi. “Ailee ya...” ailee tersadar dan langsung membenarkan posisi duduknya. Ia hendak melepaskan tangannya namun dengan sigap doojoon menarik dan memeluk tubuh ailee. “Doojoon ssi...” “Ailee ya... saranghae.. jinsimiya...” 

Lagi-lagi ailee membeku. “N..Ne?” “apa kau masih belum mengerti? Apa kau perlu bukti?” “Eung, kalau kau bisa membuktik...” belum selesai kalimat ailee, doojoon langsung melumat lembut bibir ailee. Doojoon dengan lembut dan pasti melumat bibir pink ailee yang sejak tadi menggodanya. “Eunghh...” bibir ailee tertahan dan tak bisa mengeluarkan sepatah katapun. 

Doojoon masih melumat bibir ailee dan menahan tangan ailee yang mencoba melepaskan sensasi bibirnya. Ailee yang tak bisa berbuat apa-apa hanya bisa pasrah dan menutup matanya. Merasa ailee tenang, doojoon mulai melepaskan tangan ailee dan merubah posisinya menjadi duduk. Ia mulai mengecup bibir ailee dengan sayang.

“ailee ya.. aku benar-benar mencintaimu... bolehkah aku membuktikannya?” ujar doojoon menatap sayang ailee sambil mengelus pipi ailee. Ailee hanya diam mengangguk bingung. “Akan kupastikan kau menyukainya sayang...” doojoon langsung menyambar bibir ailee dan melancarkan lumatan lumatannya yang penuh dengan cinta. Merasa tidak mendapat respon, doojoon mulai nakal menyingkap sedikit rok ailee dan mengelus pelan paha ailee dan membuat ailee mengerang sexy. 

“Eunghh...” Doojoon tersenyum menang dan mulai menggigit bibir bawah ailee. “Ahh!” tanpa aba-aba doojoon melesatkan lidahnya kedalam bibir ailee dan mencari pasangannya. Merasa menemukan lawan mainnya lidah doojoon menggoda lidah ailee mengajaknya bermain. Ailee yang sudah tidak tahan langsung membalas ciuman doojoon dan memainkan lidahnya dibawah kuasa lidah doojoon. Bunyi ciuman dan proses pertukaran saliva memenuhi ruang tengah dorm.

Merasa belum puas, doojoon mulai menyusuri setiap inci mulut ailee dan mulai melumat kembali bibir ailee. Sesekali ia gigit bibir ailee dengan gemasnya membuat desahan ailee keluar tak tertahan. Ailee kini mulai merasa mabuk dan terbuai akan setiap sentuhan doojoon. Tangannya mulai melingkar dileher doojoon sementara doojoon mulai melukiskan tanda cintanya dileher putih ailee.

Doojoon mulai menjilat, mengecup pelan, dan membuat kissmark disana. “Ahh.. shh... hmm...” ailee mendesah lagi akan perlakuan doojoon padanya. Tangan doojoon mulai nakal menyusuri punggung ailee mencari-cari zipper dressnya. Ailee menangkap tangan doojoon dan menaruhnya didepan. “zippernya didepan sini oppa...” doojoon hanya tersenyum malu dan perlahan membuka dress ailee. Tanpa kesulitan doojoon membuka bra merah yang dikenakan ailee.

Mata doojoon dimanjakan oleh kedua benda ailee yang begitu bulat dan sintal. Ailee memeluk doojoon cepat. “jangan melihat seperti itu kau mirip ahjussi pervert!” ucap ailee manja. Ailee hanya memeluk doojoon namun dadanya menggesek dada doojoon yang terbungkus kaos membuat libido doojoon naik. Doojoon langsung melepaskan pelukan ailee. “Arra arra... aku langsung menikmatinya saja ya, aku tidak tahan...” doojoon mulai mencium puncaknya, menjilat keseluruhannya dan mulai menyusu sedangkan tangan kirinya meremas pasangan yang lain.

Ailee yang merasa nikmat memeluk leher doojoon erat-erat dan mulai memberanikan mengecupnya. Ailee membuat kissmark yang cukup merah disana membuat perlakuan doojoon didadanya menguat. “Asshh aahh... oppa...” doojoon tersenyum puas akan desahan ailee yang memanggilnya oppa. “panggil namaku chagi...” doojoon mulai lagi mengerjai dada ailee lebih kuat dari sebelumnya. Kali ini sesuai permintaan doojoon, ailee memanggil namanya. “Sshh,, ah... doojoon ah.. ohhh..”

Doojoon mulai membaringkan ailee di sofa dan membuka baju serta celananya. Ia langsung menimpa ailee dan mengerjai dada kiri ailee. Ailee menjambak kuat rambut doojoon membuat doojoon tidak tahan akan nafsunya. Kini doojoon melepas mainan bulatnya dan memilih bibir ailee. Ia mengecup dan melumat kembali bibir ailee. Ciuman mereka mulai panas, doojoon tidak tahan dan langsung melepas ciuman mereka dan menjilat leher, dada, perut dan sampai ke bagian bawah ailee. 

Doojoon membuka underwear merah ailee pelan-pelan. “Jangan permainkan aku joonie-ya..” ucap ailee yang sudah berkeringat dan tampak tak sabar seperti doojoon. Doojoon mengeluarkan senyuman khas nya dan langsung melempar celana dalam ailee kesembarang tempat. “Basah chagi... benar-benar tak sabaran..”. Ia meraba-raba miss v ailee dan mengajak berkenalan dengan jari telunjuknya, “emmhh.. Doojoon ah.. ahh...” desah Ailee ketika Doojoon menemukan klitorisnya. Mata Doojoon benar-benar dimanjakan oleh pemandangan yang luar biasa indah baginya.

 Ia langsung menenggelamkan kepalanya diselangkangan ailee. Sesuatu yang basah namun nikmat dirasakan ailee. Ia berusaha bangkit namun ia sedang kepalang tanggung menahan nafsu. Doojoon dengan lihai memainkan lidahnya masuk kedalam lubang miss v ailee. “ahhhh... eummm... lebih dalam lagi Doojoon....” Ailee mulai menggelinjang dan mendesah hebat merasakan nafsu. “Mendesahlah lebih sexy chagi... dengan begitu kau akan puas.” Ucap doojoon menyadari perasaan ailee. 

Doojoon mulai lagi menjilat, memainkan miss v ailee dan mengisap klitoris ailee. “asshh.. ohh.. nikkkk... mmmaattthhh.. aaassshhh... “ ailee yang sudah tidak sabar mendorong kepala doojoon dengan kakinya untuk mengerjai miss v nya lebih dalam. Doojoon menjilat dan memainkan dalam dan menggelitik dindingnya agar ailee lebih bernafsu. Kini desahan ailee sudah tak tertahan lagi. “opp..pppaaaa... akk..uuuhh.. sshh mau kell..uu.. arrr.. ash”. Ia mengeluarkan orgasme pertamanya. Doojoon langsung menjilati cairan ailee.

Doojoon merasakan sesak dibawah. Ia dengan cepat membuka celananya dan menyuruh ailee untuk berbaring diatasnya dengan posisi 69. Ailee terkejut melihat junior doojoon untuk pertama kalinya. “aku harus apa?” 

“Mainkan semaumu..” jawab doojoon sambil memasukan jarinya ke dalam lubang miss v ailee. Ailee yang merasakan lagi sensasi dibawahnya mulai tidak tahan dan menggenggam junior doojoon dan meremasnya kuat.

Doojoon yang merasakan servis pertamanya mulai mengerjai miss v ailee lebih dalam. ailee yang tengah bereksperimen dengan barang kesayangan doojoon. Ailee memijit pelan dan mulai menjilat ujungnya. Merasakan tak ada bahaya ailee bereksperimen lagi dan memasukkan lebih dalam junior doojoon kemulutnya. Ailee menjilat-jilatnya bagai lollipop dan meremaskan twins ballnya keras. “Ouuh.. that’s right baby.. yeahh,, ahhh....,” desah doojoon yang tambah semangat mengerjai miss v ailee yang kini mulai mengeluarkan orgasme keduanya.

Mendengar perkataannya Ailee pun semakin dalam memasukan junior doojoon didalam mulutnya sampai ia sedikit tersedak. “ahhh... ak... kuhh... akan... ke.. lu... arr.. ahhh...” desah doojoon ketika cairannya keluar di dalam mulut ailee. Dengan cepat ailee segera menelan semua cairan doojoon di dalam mulutnya.

“kajja yeobo.. aku sudah tidak tahan..” kata doojoon sambil merebahkan tubuh ailee di ranjan. “apa itu akan sakit sekali?” tanya ailee dengan penuh rasa cemas “tenang saja.. aku akan memasukannya dengan perlahan” jawab doojoon sambil mencium kening ailee. “percayalah padaku..” sambung doojoon sambil merentangkan kedua kaki ailee.

Ailee langsung menggenggam kedua tangan doojoon dengan kuat ketika doojoon mencoba memasukan juniornya ke dalam lubang miss v ailee secara perlahan , “AAKHHH!!! APPO!!!” jerit ailee sambil menguatkan genggamannya
Doojoon pun mencoba memasukan juniornya ke dalam lubang miss v ailee lagi namun dengan sedikit dihentak, saat itu juga ailee langsung menarik kepala doojoon dan melumat bibir doojoon untuk menahan rasa sakitnya

JLEB!

Doojoon pun berhasil memasukan juniornya dengan sempurna ke dalam miss v ailee. Ailee pun menitihkan air matanya,karna merasakan sakit. ia tidak bisa berteriak karena ia sedang menghisap bibir doojoon. Melihat ailee seperti itu doojoon merasa tidak tega dan mendiamkan juniornya di dalam miss v ailee untuk beberapa saat.
“ayo.. oppa.. aku sudah tidak apa apa” kata ailee sambil tersenyum. Doojoon pun segera memaju mundurkan juniornya dengan perlahan.

“ahhh.... emmhh.. shhh..” desah ailee ketika doojoon mulai memaju mundurkan juniornya di dalam miss v-nya

Melihat payudara ailee bergoyang akibat genjotannya, doojoon segera meremasnya dengan lembut dan mempercepat dorongannya.
“shhh... ini... nik.. mat... op.. pahh...” desah sexy ailee ketika doojoon meremas kedua payudaranya

Doojoon pun mencium dam melumat bibir ailee. “ahh... shh.. inihh... be.. gi.. tuhh... nik... mathhh... doojoon ah...” desah Ailee yang merasakan seluruh perlakuan doojoon ke seluruh organ intimnya dan terlihat begitu menikmatinya

“akuhhh.... akan... keluarhhh.. ahhh... shhh.... oppahh....” desah ailee ketika cairannya keluar
Tiba tiba gerakan doojoon meliar dan tidar terkendali, ailee yang merasakar junior doojoon begitu cepat di dalam miss v-nya segara mencengkrang kedua tangan doojoon
“ahhhh.... ailee ahhh..... shhhh.....” Desah doojoon yang masih asik mencumbu ailee. "Ailee ohhh! Aku kelluuuarrhhh sshhh..." Kali ini doojoon menghentakkan juniornya dalam satu hentakkan. Akhirnya cairan mereka bersatu di dalam rahim ailee

Merasa belum puas doojoon segera menyuruh ailee untuk mengganti posisi menjadi Woman On Top
Ailee pun memasukan junior doojoon ke dalam miss v-nya secara perlahan
“ahhh... doojoon ahh... shh...”
Ailee mulai menaik turunkan badannya secara perlahan, doojoon pun juga ikut membantu ailee menaik turunkan pinggul ailee

“ahhh... inihh.. nikmathhh... sayanghhh...” tangan jail doojoon segera meraih payudara ailee yang menganggur dan meramasnya

“sshhh... doojoon ahh....” desah ailee yang tetap menaik turunkan pinggulnya
Tiba tiba doojoon menaik turunkan pinggulnya begitu cepat dan membuat ailee sedikit terkejut

“akhh.... sshhh... mphhh... doojoon ahhh... inihhh... nik.... mathhhh...”
Doojoon pun menguatkan remasannya pada payudara ailee sambil tetap menaik turunkan pinggulnya dengan cepat
“arghhh...” teriak ailee seketika

Doojoon segara berhenti menaik turukan pinggulnya
“lanjutkan.. ahh.. ailee.. ahhh..” katanya doojoon sambil mengatur nafasnya
Mendengar perkataan doojoon, ailee segera menaik turunkan pinggulnya lagi. 

Doojoon memeluk ailee dari belakang dan menjilat telingan ailee bermaksud membuat ailee lebih bergairah
“eumhhh... doojoon ahhh... ituhh... nik.. mathh...”
“doojoon ahhh.. akhh.. kuhhh.. ak... kanhhh.. ke... luar.. ahhhh..” desah ailee diikutin dengan keluarnya cairan kental dari miss v-nya.
Merasakan cairan ailee sudah keluar doojoon segera menaik turunkan pinggulnya begitu liar tidak terkendali.

“arghhh....” akhirnya cairan doojoon keluar dan menyatu dengan cairan ailee. namun karena begitu banyaknya cairan cinta mereka didalam rahim ailee, ada sedikit yang keluar dari miss v ailee.

Ailee segera memutar tubuhnya dan menghadap doojoon tanpa melepaskan junior doojoon dari miss v-nya.
Doojoon pun segera menghapus keringat di kening ailee lalu tersenyum dengan lembut. "Gomawo ailee ya... Saranghae.. " Doojoon mengecup sayang bibir dan kening ailee. Ailee pun mencium bibir doojoon. "Nado gomawo... Nado.. Saranghae..." Ucap ailee malu-malu. Doojoon tersenyum lembut pada ailee.

 "Kajja kita tidur, kau pasti lelah kan chagi?" Ajak doojoon.  Ailee bangun dan melepas kontak organ intimnya dengan junior doojoon. Doojoon yang bingung langsung mengikuti ailee bangun. "Waeyo chagi?"  Ailee memungut pakaiannya dan pakaian doojoon. "Kita mandi dulu baru tidur... Kalau membermu datang melihat kita naked bagaimana?" "Ah! Iya... " Doojoon tersenyum sambil menggaruk kepalanya yang sama sekali tidak gatal.

Merekapun mandi bergantian. Ailee yang sudah terlebih dahulu selesai mandi langsung meneruskan pekerjaannya yang tertunda. Selesai membereskan ruang tengah ailee duduk di kamar doojoon sambil  melihat-lihat isi kamar doojoon yang tertata rapih. Ia menyalakan dvd player yang memutar permainan piano yiruma. Ia membaringkan tubuhnya dikasur doojoon.

Ailee sangat suka lagu kiss the rain yang kini tengah terputar di dvd player milik doojoon. Tanpa sadar ailee tertidur diranjang doojoon saat menikmati permainan yiruma. Doojoonpun keluar dari kamar mandi berbalut sehelai handuk. Ia melihat ailee yang sudah tertidur lelap diranjangnya. Doojoon tersenyum dan mengganti pakaian.

Beberapa menit kemudian doojoon sudah berbaring disamping ailee. Doojoon memandangi wanita yang ia cintai. Ailee begitu nyenyak dalam tidurnya membuat doojoon menganggap muka ailee begitu lucu. Doojoon mengecup lembut kening, hidung dan bibir ailee. "Jaljayo... Nae sarang..." Doojoon memasang ear phonenya dan mulai menulis sebuah lirik lagu. 

Beberapa menit sudah berlalu,tanpa ia sadari member beast sudah datang ke dorm. Mereka masuk secara pelan-pelan dan yoseob yang sekamar dengan doojoon kini sedang mengintip leadernya. Mereka yang penasaran ikut mengintip doojoon dan ailee.
Ailee tampak terganggu dalam tidurnya, tubuhnya bergerak. Doojoon yang menyadari hal itu langsung melepaskan earphone nya dan mengelus rambut ailee. Ailee tampak nyaman dengan sentuhan doojoon. 

Kali ini doojoon berbaring menghadap ailee. Ailee yang masih tertidur tidak sadar mendekatkan tubuhnya pada doojoon dan mulai tenang lagi. Doojoon tersenyum dan mengecup kening ailee lagi. Ailee sekarang lebih terlihat seperti malaikat kecil yang lucu. Doojoon memeluk erat ailee dan akhirnya tertidur.

Member beast yang lain tertawa tertahan melihat doojoon. Rencana mereka untuk mendekatkan doojoon dan ailee kini berhasil.
"Sudah kubilang kan mereka saling menyukai..." Ucap gikwang yang merupakan orang ketiga.

"Ne! Sebentar lagi aku punya kakak ipar yang cantiik.. Wuaaah!" Ucap dongwoon girang. Junhyung memukul kepala dongwoon dengan gulungan kertas. "Biasa saja dongwoon ah~ tidak usah berteriak gitu.. Nanti mereka bangun.. Kajja kita tidur juga"
To Be Continued........

Tidak ada komentar: